Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Uang Palsu Merebak Jelang Lebaran


oleh: Andi Dwi Handoko
Jelang Lebaran ada banyak yang mesti diwaspadai masyarakat, seperti makanan kedaluwarsa, daging gelonggongan, perampokan, hingga uang palsu. Menjelang Lebaran biasanya transaksi uang di masyarakat semakin intensif sehingga arus peredaran uang semakin besar. Tak pelak jika kesempatan ini digunakan para pelaku kriminal untuk mengedarkan uang palsu.

Selama ini biasanya uang palsu yang beredar adalah uang pecahan besar mulai Rp 10.000 sampai Rp 100.000. Namun tak menuntut kemungkinan uang pecahan di bawahnya juga dipalsukan. Apalagi sekarang menjamur para penjual jasa tukar uang yang biasanya beroperasi di jalanan. Hal ini patut diwaspadai karena bisa saja hal itu adaah bagian dari praktik peredaran uang palsu.

Masyarakat harus hati-hati dan jeli dengan uang yang diterimanya. Sebagai tips mudah, sebaiknya kita ingat anjuran dari pemerintah yakni memastikan uang dengan 3D (Dilihat, Diraba, dan Diterawang). Selain itu, sebaiknya masyarakat menukarkan uang di bank karena terjamin keasliannya. Terlebih lagi, kewaspadaan masyarakat adalah hal yang sangat diutamakan.

gambar dari: http://www.tribunnews.com/foto/bank/images/uang-palsu1.jpg
Andi Dwi Handoko
Andi Dwi Handoko Pendidik di SMPN 2 Jumantono. Pernah mengajar di SD Ta'mirul Islam Surakarta dan menjadi editor bahasa sebuah surat kabar di Solo. Suka mengolah kata-kata di dapurImajinasi dan kadang di media massa. Pernah mencicipi sebagai pelatih Teater Anak dan Pimred Majalah Sekolah. Suka bermusik.

1 komentar untuk "Uang Palsu Merebak Jelang Lebaran"