Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Negeri Vandalisme



Negeri ini adalah negeri vandalisme. Vandalisme sudah menjadi kebiasaan yang membudaya dan sudah menyatu dalam lini kehidupan masyarakat. Dapat kita ketahui, di mana-mana ada vandalisme. Sebut saja beberapa taman kota. Coretan-coretan dari tangan yang tak bertanggung jawab seolah menjadi menu wajib yang harus ada di taman. Tidak hanya itu, objek-objek wisata, monumen peringatan, halte, pagar-pagar, dan fasilitas umum lainnya selalu “dibatik” dengan vandalisme.

Labih parah lagi ketika sekarang vandalisme telah masuk ke dalam ranah moral. Vandalisme menggerogoti citra bangsa yang selalu mengagung-agungkan budi pekerti luhur. Vandalisme moral telah memproduksi kasus-kasus korupsi, suap-menyuap, video-video porno, dan lainnya. Hal ini menjauhkan kesan bahwa negeri ini adalah negeri bersih, beradab, dan menjunjung budaya luhur. Hanya negeri vandalisme. Bukankah begitu?
Andi Dwi Handoko
Andi Dwi Handoko Pendidik di SMPN 2 Jumantono. Pernah mengajar di SD Ta'mirul Islam Surakarta dan menjadi editor bahasa sebuah surat kabar di Solo. Suka mengolah kata-kata di dapurImajinasi dan kadang di media massa. Pernah mencicipi sebagai pelatih Teater Anak dan Pimred Majalah Sekolah. Suka bermusik.

Posting Komentar untuk "Negeri Vandalisme"