Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

Standarisasi atau standardisasi

oleh: Andi Dwi Handoko
Kosakata dalam bahasa Indonesia tidak semuanya murni dari bahasa Indonesia. Kebanyakan justru berasal dari bahasa asing yang diserap menjadi bahasa Indonesia dengan aturan-aturan tertentu. Penyerapan bahasa asing menjadi bahasa Indonesia berguna untuk memperkaya kosakata dan membentuk kosakata baru yang sebelumnya tidak ada dalam bahasa Indonesia. Contoh kata-kata serapan di antaranya globalisasi (globalization), nasional (national), solusi (solution), dan lain-lain.
Contoh kata serapan lain yang sudah baku adalah legalisasi. Wahyu Haning L. dalam tulisan Legalisir atau legalisasi yang dimuat Solopos (8/9) menyatakan kata legalisasi berasal dari kata legal yang diberi imbuhan –isasi. Menurut analisis saya, pendapat ini salah karena kata legalisasi adalah kata dasar dan bukan kata turunan dari legal. Buktinya, dalam KBBI kata legalisasi menjadi sebuah lema (kata dasar) tersendiri dan terpisah dari kata legal. Kata legalisasi adalah serapan dari kata legalization.
Ada juga sebuah kata serapan yang salah, tetapi sering digunakan oleh masyarakat, yakni kata standarisasi. Banyak yang menganggap kalau standarisasi  adalah bentuk baku yang merupakan gabungan dari kata standar dan –isasi. Ternyata kata standarisasi adalah kata yang tidak baku. Kata yang baku adalah standardisasi yang merupakan serapan dari kata standardization.
Jadi, kata standardisasi bukan berasal dari kata standard + -isasi, tetapi merupakan sebuah kata dasar hasil serapan dari bahasa asing. Kata standardisasi mempunyai arti “penyesuaian bentuk (ukuran atau kualitas) dengan pedoman/standar yang telah ditetapkan”. Contoh penggunaan kata standardisasi yang  benar adalah “Pihak penerbit sedang melakukan standardisasi buku materi ajar yang akan dipasok ke sekolah-sekolah”.

Dimuat Solopos, Kamis, 15 September 2011
Andi Dwi Handoko
Andi Dwi Handoko Pendidik di SMP Negeri 2 Jumantono. Pernah mengajar di SD Ta'mirul Islam Surakarta dan menjadi editor bahasa di sebuah surat kabar di Solo. Suka mengolah kata-kata di DapurImajinasi dan kadang juga di media massa. Pernah juga mencicipi sebagai pelatih Teater Anak dan Pimred Majalah Sekolah. Suka juga bermusik. Hubungi surel adhandoko88@gmail.com, Instagram adhandoko88, atau facebook.com/andi.d.handoko

Posting Komentar untuk "Standarisasi atau standardisasi"

Berlangganan via Email